Sebuah Karya Elora

Sungguhlah gue itu sukaaaa sekali hasil karya anak-anak. Apalagi sekarang punya anak yang hobi bikin-bikin karya dan gambar-gambar. Makin suka dan bangga. Hihi. Ya namanya juga anak sendiri, yekaaan…

Anyway, kira-kira setahun yang lalu, gue akhirnya memutuskan untuk membuat galeri khusus menampilkan karya-karya Elora di Instagram. Di situ, selain bisa lihat perkembangan skill gambar anak, gue juga bisa lihat perubahan media favorit si Elora. Dari cat air, pensil warna, sampai akhirnya sekarang suka banget pakai spidol. Ini dia:

 

Di akun itu juga, gue follow-follow akun yang suka memamerkan karyanya, khususnya anak-anak. Misal kayak anak-anaknya Papin, Aqil, The Babybirds, dll. Ngeliat mereka (dan orangtuanya) berkarya tuh, jadi pengin dukung Elora berkarya seluas-luasnya. Hmm tapi apa gitu yaa? Digimanain itu karya-karyanya?

Gayung bersambut. Saat itu lagi ketemuan sama Mbak Dinda yang lagi bersemangat sekali dengan Minimons-nya. Apresiasi Mbak Dinda terhadap karya anak-anak pun sungguh totalitas.  Singkat kata, kami sepakat untuk mengubah oret-oret Elora untuk dijadikan scarf. Kebetulan juga saat itu, Akademi Berbagi membutuhkan desain scarf untuk penggalangan donasi. Tapi gambar Elora yang mana yaaa yang bakal diedit-edit?

Back in the days when Elora suka banget pakai cat air. Ada satu gambar yang paling jelas dia ceritakan bentuknya: Ini Pelangi, Mih. Dan ternyata Mbak Dinda kepengin banget ngutak-ngatik gambar ini supaya bisa dicetak di scarf.

Screen Shot 2018-05-14 at 15.56.38

Akhirnya, atas arahan dari gue (dan menyesuaikan warna-warni logo Akademi Berbagi), Mbak Dinda mengedit dan menambahkan sedikit dari gambar tersebut menjadi seperti ini:

Pelangi Akber

Terharu akutu. :’)

Satu keinginan yaitu menjadikan gambar anak menjadi sesuatu yang bisa terpakai, terwujudkan. Scarf berbahan voile/voal ini sudah diadopsi Akademi Berbagi dan mulai dijual per Februari 2018. Hasil penjualan scarf digunakan untuk mendukung kegiatan para relawan Akademi Berbagi.

Pelangi Kita 3

Bangga akutu. :’)

.

Trus ternyataaaa… lil artist ini gak puas dong sama hasilnya. Bukan karena jelek, tapi karena: Aku kan sukanya pink, kok jilbabnya gak pink sih?

Oke baik. Akhirnya memohon kepada Tante Dinda untuk dieditin (LAGI) warnanya jadi monokrom pink, dan jadilah ini:

HWAAAA GEMES BANGEEET!

.

Kemudian sekarang gue gemes pengin ajak Mbak Dinda utak-atik gambar Elora yang lain untuk dijadiin apa gitu. Hahaha!

Tapi gue merasa harus bisa terus menggali, memfasilitasi dan eksplorasi hobi Elora ini. Gak lupa untuk menjaga mood supaya happy terus gambar-gambarnya. Saat ini, yang gue lakukan hanya menemani Elora tiap dia mau gambar-gambar. Kalau buat ngembangin skillnya… hmmm biar suka-suka dia aja. Have no idea harus gimana.

.

Kalau ada saran/info seputar karya anak-anak, boleh dishare di kolom komentar yaa!

Advertisements

2 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s